Budidaya Belut dan Cacing Lampung

welcome to our blog

PELATIHAN BUDIDAYA BELUT DAN CACING

Jika anda ingin mengetahui cara-cara atau teknik penanganan belut dan cacing, pembenihan, dan pembesaran serta hal-hal lain mengenai budidaya belut dan cacing. Kami telah membuka pelatihan budidaya belut dan cacing di wilayah Lampung, tepatnya di Kota Metro.

Jika berminat, Silahkan hubungi 087898988145 | 082182653431 atau klik Disini

The Team

Blog Journalist

Connect With Us

Join To Connect With Us

Portfolio


  • Beberapa waktu lalu, Tim dari Jejak Si Gundul Trans7 menyempatkan hadir untuk meliput kegiatan yang ada di tempat pembudidayaan belut dan cacing kami. Namun Tim Jejak Si Gundul hanya meliput kegiatan terkait olahan yang diproduksi di tempat kami, yakni Bolen Belut atau biasa lebih dikenal dengan Molen Belut. Untuk melihat lebih lengkapnya, silahkan lihat videnya berikut ini.

  • Budidaya Belut Lampung
    Antusiasme para peserta pelatihan ke 19 ini patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, pasalnya mereka sangat bersemangat ketika sedang melakukan praktek pencarian belut yang matang gonad. Tampak sekali wajah yang penuh keseriusan di foto yang tertera diatas. Untuk mencari belut yang matang gonad diperlukan ketelitian dan kesabaran, karena tidak semua belut bisa dilihat secara cepat apakah telah matang gonad atau belum. Terlebih, jika belut mengalami stres karena seringnya disentuh oleh tangan, akibatnya semakin lebih sulit lagi mencari belut yang matang gonad.

    Budidaya Belut Lampung

    Disisi lain M. Khairul Ikhwan salah satu peserta dari Tanjung Karang Barat yang merupakan seorang yang bekerja sebagai penyiar radio di Bandar Lampung, dengan sigap mencari belut yang menurutnya telah matang gonad dan kemudian segeralah ia gunakan pisau untuk menyayat belut untuk membuktikan kebenaran yang ia yakini. Dan ternyata, apa yang yakini tersebut benar-benar sesuai dengan kenyataan. Kemudian, ia pun terus mencoba hingga beberapa kali untuk lebih meyakinkan kembali jika ia bisa mencari belut yang telah matang gonad.

    Pada dasarnya, pencarian belut yang telah matang gonad ini dilakukan yakni untuk perkembang biakkan ataupun mengawinkan antara belut pejantan dan belut betina, sehingga dihasilkan anakan-anakan belut.
  • Budidaya Belut Lampung

    Sebanyak lebih dari 180 pengelola P2MKP binaan wilayah BPPP Tegal melakukan Uji Kompetensi bagi para pelatih P2MKP yang dilaksanakan tanggal 18-21 November 2015 di Yogyakarta. Hal ini dimaksudkan untuk peningkatan sertifikasi kompetensi menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Acara dilaksanakan dengan hidmat dan lancar. Di sela kegiatan dilaksanakan studi banding ke POKDAKAN MINA KEPIS dan AREAL MINA PADI KOLAM DALAM.

    Berikut beberapa foto dokumentasinya:

    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    UJI KOMPETENSI P2MKP
    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    UJI KOMPETENSI P2MKP
    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    UJI KOMPETENSI P2MKP
    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    UJI KOMPETENSI P2MKP
    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    UJI KOMPETENSI P2MKP
    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    UJI KOMPETENSI P2MKP
  • Pada tanggal 29 Juni s/d 4 Juli 2015, bapak Margiyatno selaku pemilik dari CV.Sumber Rezeki mengikuti "Pelatihan Dasar Metodologi Pelatihan Bagi Pelatih P2MKP Angkatan IV" yang bertempat di Kampus Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Tegal yang sebelumnya telah diputuskan oleh Kepala BPPP Tegal nomor : 3309/SK/BPPP/DL.230?VI/2015 tanggal 11 Juni 2015.

    Berbagai macam materi disampaikan oleh beberapa narasumber terlatih dari Kementrian Perikanan dan BPPP Tegalyang secara keseluruhan memberikan petunjuk dan informasi tentang bagaimana cara yang tepat agar P2MKP berjalan dengan baik dan lancar, terlebih dapat diterima oleh para peserta pelatihan.

    Tujuan dan sasaran diadakannya acara tersebut ialah agar meningkatnya kualitas sumber daya manusia (SDM) kelautan dan perikanan, pengelola atau pelatih pada P2MKP yang cakap dan terampil dalam meyelenggarakan pelatihan di wilayahnya masing-masing karena pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu program prioritas Kementrian Kelautan dan Perikanan sekaligus merupakan mandat dalam pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan yang bertanggung jawab, sebagaimana terdapat dalam pasal 57 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009.

    Dengan telah diadakannya acara ini, tentunya CV.Sumber Rezeki akan memberikan pelatihan kepada para peserta dengan jauh lebih baik dari pelatihan-pelatihan yang telah diselenggarakan sebelumnya.
  • Budidaya Belut Lampung
    Beberapa waktu yang lalu, bapak Nanno selaku pemilik cv. sumber rezeki bersama dengan beberapa orang dari dinas kelautan dan perikanan kota Metro berkunjung ke tempat industri dan pembenihan ikan lele di Kediri (Republik Lele) dan Sidoarjo (Boster).

    Terdapat berbagai macam metode perkembangbiakan lele yang sangat produktif dan menghasilkan lele yang bernilai jauh lebih tinggi dibanding dengan para pengembang lain. Maka dari itu, tak heran mereka sanggup memproduksi lele dalam skala tonase setiap harinya.

    Di Kediri (Republik Lele), mampu menghasilkan lele 6 Ton per hari. Sungguh tak bisa dibayangkan berapa keuntungan yang diperolehnya dalam setiap hari, belum lagi jika dikalikan satu bulan.

    Di Sidoarjo (Boster), untuk tingkat produksi memang belum seberapa dibandingkankan dengan republik lele, namun di Booster kualitas lele yang di budidayakannya sangat berbeda dengan tempat lain. Sistem padat tebar yang dipakai dan beberapa ramuan khusus yang membuatnya menjadi seperti itu.
  • Diantara lebih dari 1800 jenis cacing yang dikenal oleh para ilmuwan ada dua jenis cacing yang biasa kita pakai di dalam budidaya cacing dan proses pembuatan pupuk organik, yaitu jenis Caing Lumbricus Rubellus dan Eisenia Fetida (cacing Tiger/harimau)

    Cacing tanah jenis Lumbricus Rubellus adalah cacing tanah yang tergolong dalam kelompok binatang avertebrata (tidak bertulang belakang) yang hidupnya di tanah yang gembur dan lembab. Cacing ini adalah salah satu jenis cacing yang termasuk dalam kelompok cacing epigeic. Kedua jenis cacing ini sangat mudah untuk diternak ,selain itu perkembangbiakannya sangat cepat dibanding dengan jenis cacing lain.

    Limbah kotoran sapi sangat bagus untuk pertumbuhan berat badan dan perkembangbiakan cacing lumbricus Rubellus. Apa bila kita masukan 1 kg cacing lumbricus Rubellus pada satu kotak yang berisi media campuran 1 kg serbuk gergaji yang telah kita rendam dalam air dengan tujuan untuk menghilangkan getah dan bau, dengan 3 kg kotoran sapi yang sudah lama atau sudah menghitam. Lalu kita berikan pakan dari ampas tahu atau ampas aren, maka dalam jangka waktu dua minggu cacing tersebut akan bertelur.

    Setelah terlihat telurnya matang atau terlihat kekuningan, kita pisahkan antara cacing induk dengan telornya, induknya kita simpan kemedia yang baru dan telor yang berada dimedia tadi kita biarkan selama kurang lebih dua minggu, maka telor tersebut akan menetas setelah menetas baru kita kasih pakan secara rutin, dalam waktu satu bulan kemudian atau paling lambat 6 minggu cacing tersebut telah jadi dewasa dan siap bertelur seperti induknya.

    Sementara itu, Induknya yang sudah bertelur, setelah dua minggu kemudian dia akan bertelur lagi. Terus begitu, bila pakannya bagus induk cacing tersebut setiap dua atau tiga minggu sekali ia akan bertelur. Dalam dua bulan dia akan menghasilkan empat keturunan, bila kita punya induk sebanyak 100kg dalam dua bulan kita akan punya 800kg calon anak cacing, bahkan bisa saja lebih karena setiap satu butir telur cacing lumbricus rubellus berisi 4 ekor anak cacing.

    Cacing tanah menyimpan banyak khasiat. Kenyataannya, banyak orang yang mengonsumsinya untuk menyembuhkan beberapa penyakit, tanpa efek samping.

    Menurut para ahli cacing Lumbricus Rubellus mengandung kadar protein sangat tinggi sekitar 76%. Kadar ini lebih tinggi dibandingkan daging mamalia (65%) atau ikan (50%).

    Beberapa penelitian telah membuktikan adanya daya antibakteri dari protein hasil ekstrasi cacing tanah yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri gram negatif Escherichia coli, Shigella dysenterica, Staphylococcus aureus dan Salmonella thyp

    Dari berbagai sumber para ahli dan pakar cacing mengatakan bahwa banyak sekali manfaat dan khasiat dari cacing tanah ini. Diantaranya untuk :
    • Sembuhkan Typus
    • Menurunkan kadar kolesterol
    • Meningkatkan daya tahan tubuh
    • Menurunkan tekanan darah tinggi
    • Meningkatkan nafsu makan
    • Mengobati infeksi saluran pencernaan seperti typus, disentri, diare, serta gangguan perut lainnya seperti maag
    • Mengobati penyakit infeksi saluran pernapasan seperti: batuk, asma, influenza, bronchitis dan TBC
    • Mengurangi pegal-pegal akibat keletihan maupun akibat reumatik
    • Menurunkan kadar gula darah penderita diabetes
    • Mengobati wasir, exim, alergi, luka dan sakit gigi. 
  • Ada kecenderungan, selama ini petani hanya bergantung pada pupuk anorganik atau pupuk kimia untuk mendukung usahataninya. Ketergantungan ini disebabkan oleh faktor yang berkaitan dengan karakteristik pupuk anorganik, antara lain kandungan unsur hara yang relatif tinggi dan penggunaan yang relatif praktis, meskipun sebenarnya petani menyadari harga pupuk anorganik lebih mahal. Kondisi ini semakin terasa dengan semakin naiknya harga sarana produksi pertanian, terutama pupuk organik. Namun proses pengomposan
    secara alami untuk mendapatkan pupuk organik memerlukan waktu yang cukup lama dan dianggap kurang dapat mengimbangi kebutuhan yang terus meningkat. Untuk mengantisipasi terjadinya kekosongan pupuk organik kini ditemukan beberapa aktivator yang  dapat mempercepat proses  pengomposan sehingga kontinuitas produksi pupuk organik lebih terjamin.

    Kompos cacing tanah atau terkenal dengan Kascing yaitu proses pengomposan juga dapat melibatkan organisme makro seperti cacing tanah. Kerjasama antara cacing tanah dengan mikro organisme memberi dampak proses penguraian yang berjalan dengan baik. Walaupun sebagian besar proses penguraian dilakukan mikroorganisme, tetapi kehadiran cacing tanah dapat membantu proses tersebut karena bahan-bahan  yang akan diurai oleh mikroorganisme telah diurai lebih dahulu oleh cacing. Dengan  demikian, kerja mikroorganisme lebih efektif dan lebih cepat.

    Hasil dari proses vermikomposting ini berupa Kascing. Ada juga orang mengatakan bahwa Kascing merupakan kotoran cacing yang dapat berguna untuk pupuk. Kascing ini mengandung partikel-partikel kecil dari bahan organik yang dimakan cacing dan  kemudian dikeluarkan  lagi. Kandungan Kascing tergantung pada bahan organik dan jenis cacingnya. Namun umumnya Kascing mengandung unsur hara yang dibutuhkan  tanaman seperti nitrogen, fosfor, mineral, vitamin. Karena mengandung unsur hara yang lengkap, apalagi nilai C/N nya kurang dari 20 maka Kascing dapat digunakan sebagai pupuk.

    Sumber : Badan Penelitian dan Pengembangan
  • Pada minggu awal di bulan november, kami kedatangan peserta pelatihan yang berasal dari Malaysia. Mereka berjumlah dua orang yang ingin tahu cara budidaya belut dan cacing yang baik, benar dan sesuai dengan prosedur berbudidaya.
    Antusiasme merekapun begitu luar biasa, pasalnya mereka datang jauh-jauh karena niat yang matang bukan sekedar datang, duduk dan diam semata. Mereka aktif bertanya mengenai permasahan-permasalahan yang sering terjadi dalam berbudidaya belut dan cacing, lalu mengenai bisnisnya pun ikut ditanyakan seperti penjualan, dsb.
    Kami yakin orang-orang yang seperti itu akan memperoleh hasil yang sangat mengembirakan karena dilakukan dengan niat yang tulus untuk menjadi seorang wirausahawan.
    Semoga saja hal itu dapat menjadi rujukan dan contoh untuk kita semua.
  • Belut Lampung Diliput Radar Metro

    BELUTLAMPUNG.COM, METRO -- Pada hari selasa tanggal 23 September 2014 kemarin, CV.Sumber Rezeki diliput oleh media lokal yakni Radar Metro. Didalam liputan tersebut terdapat beberapa target berkepanjangan yang dilakukan oleh CV. Sumber Rezeki diantaranya untuk menghindari kepunahan dari eksploitasi belut yang makin lama makin bertambah dan juga secara tidak langsung menciptakan lapangan pekerjaan dengan mengadakan pelatihan kewirausahaan budidaya belut.

    Disamping itu, CV. Sumber Rezeki  juga membentuk Kelompok Budidaya Ikan Belut Lestari atau yang lebih dikenal dengan sebutan POKDAKAN Belut Lestari yang gunannya adalah sebagai tempat untuk saling sharing mengenai teknis berbudidaya belut yang baik dan benar.

    Menurut hasil kutipan yang telah kami rangkum dari Radar Metro, bahwa potensi penjualan belut pun sangat luar biasa, mulai dari pasar lokal sampai pasar ekspor. Didalam liputan tersebut juga terdapat ajakan untuk bersama-sama melakukan budidaya belut dengan mengikuti pelatihan yang telah dijadwalkan setiap bulannya di CV. Sumber Rezeki.
  • Budidaya Belut Lampung

    BELUTLAMPUNG.COM, METRO -- Belut itu licin, mengerikan dan sama seperti ular. Itulah beberapa pendapat orang yang sama sekali belum pernah mencoba dan merasakan nikmatnya makan ikan yang terkenal licin itu. Mereka berpendapat bahwa ikan yang satu ini menjijikkan dan lain sebagainya karena mereka belum tahu apa manfaat dan kandungan nutrisi yang ada pada belut.

    Lalu, seberapa pentingkah mengkonsumsi belut itu?

    Dari beberapa sumber yang telah dirangkum, ternyata kandungan gizi belut yang bentuknya mengerikan itu sangat baik, bahkan lebih baik dari daging sapi, ikan mas dan juga telur. Ini merupakan sebuah fakta ilmiah yang bisa menjadi referensi buat kita untuk lebih mengenal belut karena gizinya, bukan karena licinnya.

    Budidaya Belut Lampung

    Sudah banyak yang membuktikan bahwa belut itu memang sangat baik buat manusia, terlebih lagi untuk anak-anak yang tergolong masih kecil yang sangat memerlukan tambahan gizi lebih guna meningkatkan kesehatan dan kualitas pemikiran cerdas yang dihasilkan oleh anak tersebut.

    Seperti pada artikel "WOW! Sejak Kecil Makan Belut, Fitriah Juara UN SMP Se-Sulsel 2014", yang menceritakan tentang seorang anak SMP yang juara UN karena sejak kecil mengkonsumsi belut dan banyak lagi kisah-kisah lainnya.

    Jadi menurut anda, apakah mengkonsumsi belut itu penting?
  • Budidaya Belut Lampung

    BELUTLAMPUNG.COM, METRO -- Belut, mungkin nama ini terdengar sangat aneh bagi mereka yang belum pernah melihat ataupun mendengarnya. Hewan yang panjang dan licin ini ternyata sangat digemari di negara-negara besar seperti, Jepang, Korea, China, Taiwan, Hongkong, Malaysia, Singapura. Tak heran mengapa negara-negara besar tersebut sangat tertarik dengan hewan yang mirip seperti ular namun tidak bersisik ini karena nilai gizinya yang cukup tinggi bahkan melebihi daging sapi dan juga telur, serta rasanya yang juga enak untuk dijadikan hidangan pendamping nasi.

    Kebutuhan pasar yang sangat tinggi terhadap belut untuk di ekspor merupakan suatu keuntungan yang sangat besar bagi warga indonesia khususnya dimana belut termasuk hewan yang terdapat banyak sekali di daerah Indonesia dan negara kita juga merupakan pemasok utama bagi negara-negara importir tersebut. Namun sangat disayangkan, kebutuhan belut yang sangat tinggi itu tidak diimbangi dengan usaha pelestariannya yang saat ini sangat dibutuhkan karena eksploitasi besar-besaran yang dilakukan para petani dan eksportir di indonesia yang mengakibatkan jumlah belut di alam semakin lama semakin berkurang.

    Jika dilihat dari tabel di bawah ini :

    Negara Tujuan
    Kebutuhan
    (Ton/minggu)
    Jepang
    1000
    Hongkong
    350
    China
    300
    Malaysia
    80
    Taiwan
    20
    Korea
    10
    Singapura
    5
    *Dikutip dari berbagai sumber

    Jadi bisa kita bayangkan, dalam waktu 1 minggu belut di alam bisa diperjualbelikan dalam jumlah yang sangat besar. Bagaimana mungkin belut bisa bertambah jika eksploitasinya sangat besar-besaran?
    Inilah yang menjadi problematika, tidak bisa dipungkiri bahwasannya belut harus dilestarikan guna menjaganya agar tetap berkembang dan ada dalam tatanan ekosistem seperti hewan-hewan lainnya.

    Hal inilah yang menyebabkan Bapak Margiyatno mendirikan perusahaan CV.Sumber Rezeki atau yang biasa disebut dengan belut lampung. Yakni tempat budidaya belut di provinsi lampung, tepatnya di kota metro. Beliau dengan tekat yang sangat kuat mulai berpikir untuk melestarikan belut yang saat ini jumlahnya semakin berkurang seiring berjalannya waktu.

    “Kalo saya sih merasa kasihan dengan hewan licin itu, bayangkan saja setiap minggu berapa ribu ton belut yang pergi naik pesawat ke luar negeri.” Ujar beliau dengan lelucon di sela-sela kesibukannya.


    Budidaya Belut Lampung
    Gambar Kolam Budidaya Belut

    Beliau juga berpendapat bahwasannya pemerintah juga harus ikut berpartisipasi dalam usaha pelestarian hewan licin ini karena kalau hanya 100 atau 1000 orang yang berusaha melestarikannya, pasti masih sangat kurang dan jangan sampai kita terlambat yang akhirnya belut menjadi benar-benar punah dari muka bumi.

    “Belut memang sumber bisnis, tetapi kita harus tetap menjaganya juga dong” Ujar beliau.

    Inilah sebuah ironi yang wajib dipahami dan segera dilestarikan keberadaannya.
    .
  • Budidaya Belut Lampung

    BELUTLAMPUNG.COM, METRO -- Percaya atau tidak, tetapi inilah faktanya bahwa Fitriah anak perempuan dari pasangan M. Faisal (45) dan Nahriah Rahman (43) sangat luar biasa karena mampu mendapat nilai tertinggi UN SMP 2014 Se-Sulsel yang mana Fitriah mampu mengalahkan 140.533 peserta Ujian Nasional (UN) sekolah menengah pertama (SMP) di 24 kabupaten/kota di Sulsel. Sungguh luar biasa bukan?

    "Sebenarnya sih anak saya biasa-biasa saja, cuma dia rajin mengerjakan soal-soal ulangan terdahulu sejak SD, lalu saya juga selalu memberikan gizi yang baik sejak kecil yakni lenrong-mi atau yang lebih dikenal dengan istilah belut. Maklum pak, kita hanya tinggal di kampung dan belut merupakan salah satu makanan yang enak juga." Ujar ayahnya, yang kami kutip dari Tribun.


    Nilai rata-rata Fitriah di UN SMP yakni 33,52, lalu posisi kedua yakni Soppeng (33,04), menyusul Jeneponto (30,71), kemudian di posisi ketiga yakni Bulukumba dan Selayar yang mempunyai nilai sama  (30,64).


    Siswi SMPN 3 Dongi, Dua Pitue yang hobi bermain Volly ini sebenarnya merupakan gadis yang cenderung tenang dan serius tetapi banyak senyum. Tak heran jika beliau selalu berlangganan rangking 1. Menurut Faisal, dia yakin bahwa belut lah yang membuat anaknya menjadi seperti ini. Kandungan gizinya yang sangat tinggi itulah kenapa saya memilih belut sebagai makanan wajib untuk anak saya.


    "Belut di kampung ini lumayan banyak, terlebih lagi karena 90% penduduk di sini merupakan petani di sawah, setiap ada musim tanam padi, lenrong atau belut itu bertebaran di lahan sawah". Ujar Faisal, yang kami kutip dari Tribun.



    Wow! 

    Lalu kapankah anda mengikuti jejak beliau?

  • belut
    Kenalkah anda dengan belut?
    Jenis ikan yang termasuk karnivora dan tidak bersisik namun memiliki bentuk tubuh seperti ular ini sangat digemari oleh negara-negara besar di Asia.

    Belut merupakan suatu komoditi ekspor yang paling digemari di Jepang, Korea, China, Hongkong, Taiwan, Singapura dan Malaysia. Bagaimana tidak, negara-negara tersebut merupakan negara importir belut terbesar dari Indonesia, bahkan kebutuhan mereka terhadap belut dari Indonesia mencapai 5000 ton / minggu, sungguh luar biasa bukan?

    Apa yang menyebabkan negara-negara besar di Asia tersebut sangat gemar dengan ikan yang satu ini?

    Gizi lah jawabannya.
    Betapa tidak, gizi ikan yang satu ini lebih tinggi dibanding dengan sapi maupun telur. Maka dari itu mengapa negara-negara tersebut sangat tertarik dengan ikan ini.

    Melihat dari potensi yang sangat besar tersebut maka bukan tidak mungkin bahwa bisnis belut ini merupakan bisnis paling menjanjikan, ditambah lagi dengan semakin bertambahnya permintaan namun tidak sejalan dengan banyaknya belut yang belum terpenuhi, hanya sekitar 5 % belut yang bisa di kirim untuk menutupi permintaan pasar yang begitu besar.

    Harga belut yang semakin melambung tinggi juga merupakan suatu indikasi bahwa belut ini sangat dicari-cari oleh masyarakat dan peluang ini sangat terbuka lebar untuk anda yang suka berbisnis.

    Jadi, berminatkah anda untuk berbisnis belut ini?
    atau anda hanya menyaksikan para pemain belut yang sukses karena ini?
  • Pada tanggal 16 Maret 2014 kemarin, kami mengikuti bazar perikanan yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung untuk memeriahkan hari ulang tahun provinsi Lampung yang ke 50. Acara juga dihadiri oleh Gubernur Lampung Sjachroedin ZP di lapangan sumpah pemuda way halim bandar lampung.

    Kami menjual berbagai macam produk olahan bertemakan belut,  mulai dari Keripik belut, Crispy belut, Abon belut dan juga Presto belut. Para pengunjung pun sangat antusias serta ada pula yang merasa heran dengan olahan yang berbahan dasar belut yang ternyata rasanya jauh lebih enak dibanding ikan-ikan biasa.

    Berikut beberapa foto yang kami ambil.

    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    BAZAR PERIKANAN PROVINSI LAMPUNG
    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    BAZAR PERIKANAN PROVINSI LAMPUNG
    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    BAZAR PERIKANAN PROVINSI LAMPUNG
    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    BAZAR PERIKANAN PROVINSI LAMPUNG
    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    BAZAR PERIKANAN PROVINSI LAMPUNG
    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    BAZAR PERIKANAN PROVINSI LAMPUNG

Comments

The Visitors says
close
Pelatihan Budidaya Belut dan Cacing